Home  Perushaan Produk Kantor Penjualan Fakta Hubungi Kami
  Fakta

EMC Calculator

 Pada dasarnya ada dua jenis perbedaan kondensasi:

  • Kargo yang berkeringat
    Ini terjadi ketika kargo dipindahkan dari udara dingin atau iklim
    sedang ke salah satu tropis. Udara yang berisi embun atau uap air
    tekondensasi di dalam kargo atau dalam kemasan.
     

  • Kontainer yang berkeringat
    Uap air ini didalam udara terkondensasi atau membentuk diatas
    permukaan kontainer ketika bergerak dari tropis atau iklim sedang
    ke area paling dingin.
     

  • Jamur dan lumut tidak selalu disebabkan karena beberapa
    bermasalahan dibawah ini, diperkirakan 55 %  relatip kelembaban.
     

  • Efek atau terjadinya korosi/karatan disebabkan oleh dari beberapa
    variabel-variabel seperti kelembaban dan waktu yang lama.
    Kelembaban pada level tetap tidak dapat dinyatakan dikarenakan
    variable-variabel, bagiamanapun kelembaban terendah adalah yang
    terbaik.

Tipe barang-barang untuk dilindungi harus dipertimbangkan ketika
menetapkan jumlah udara atau kelembaban relatip yang dibutuhkan
untuk dibuang.

Pengurangan ini akan menentukan jumlah super dry pole yang
dibutuhkan didalam kontainer  untuk mengurangi dan mempertahankan
kelembaban pada sebuah level/tingkat sehingga tidak menyebabkan
kerusakan produk-produk didalam kontainer.

Semuanya tergantung pada:

  • Udara selama perjalanan

  • Waktu selama perjalanan

  • Jenis barang-barang, komoditi-komoditi atau material-material di
    dalam kontainer

  • Kondisi kontainer

  • Tingkat sensitifitas barang-barang/produk

  • Kandungan uap dan/atau kayu atau tipe lain dari palet atau
    kemasan material.

Gambar ini jelas menggambarkan permasalahan dengan uap/embun. Jika
kontainer diisi dalam 90% kelembaban dan pada temperatur 30 derajat,
udara kemudian dapat  bertahan sekitar 27 gram air per m3. Jika suhu
menurun sekitar 0 derajat udara kemudian hanya bertahan sekitar 5 gram
air. Perbedaannya 22 gram akan jatuh dan dapat merusak
barang-barang.

Kelembaban atau air didalam barang-barang yang diisi didalam
sebuah kontainer.

Pada umumnya relatip jumlah uap/air di dalam barang-barang adalah
berdasarkan faktor dari tipe /jenis barang-barang dan relatip pada
kelembaban kandungan udara pada waktu diisi. Dengan jelas, udara
tropis memiliki kelembaban yang tertinggi isinya daripada udara di iklim
sedang. Maka dari itu, barang-barang yang diisi kedalam kontainer
berisikan uap dan udara dan uap air dalam udara. Contohnya, jika disana
terdapat 5 ton mebel di dalam kontainer, mebelnya sendiri akan selalu
memliki uap yang berisikan perkiraan antara 8 dan 25% tergantung atas
tipe kayu dan proses pengeringan yang dipergunakan. Menyamakan
sekitar 400-1,250 liter air. Uap ini, beberapa diantaranya akan dimasuki
oleh udara didalam kontainer, yang mana merupakan sumber utama
kondensasi.

Kelembaban atau uap air didalam udara dalam sebuah container.

Sebuah kontainer 20-feet/kaki diperkirakan memiliki isi 33m3. 1m3 udara
tropis di Asia mengandung kelembaban udara sebanyak 90% pada suhu
32 derajat celcius berisi sekitar 33 gram air per m3. Total kadar airnya
adalah 1.3 liter air. (Pada kelembaban udara sekitar 55 % di suhu yang
sama, udara mengandung 28 gram air per m3. Perbandingan kontrasnya,
1m3 udara di Eropa yang mengandung kelembaban udara sebanyak 100%
pada suhu 0 derajat celcius berisi 5 gram air per m3, atau total kadar
airnya adalah 0.2 liter. Pada kelembaban udara sekitar 55 % akan
mengandung 3 gram air per m3). Ketika temperature udara disekitar
kontainer turun, maka sekitar 1.2 liter air akan  terkondensasi didalam
dinding dan permukaan-permukaan lain-lainnya didalam container
tersebut, contohnya pada kemasan dan pada produk-produk yang
terdapat didalamnya. Kadar Kelembaban udara dapat dikategorikan
tinggi jika pada suhu udara 25 derajat celcius menunjukkan 90% RH.
Kadar kelembaban udara dapat dikategorikan rendah jika pada suhu
udara 22 derajat celcius menunjukkan 50-60% RH.

Les résultats des Tests

Tobacco


Steel


Carbon